KRISTEN LUKEWARM: KEADAAN ROHANI YANG BERBAHAYA YESUS BERKATA DIA AKAN MENOLAK.

 KRISTEN LUKEWARM: KEADAAN ROHANI YANG BERBAHAYA YESUS BERKATA DIA AKAN MENOLAK.


Di antara semua tujuh gereja dalam Kitab Wahyu, hanya satu yang membuat Yesus menggunakan salah satu peringatan terkuat yang pernah dicatat dalam Kitab Suci. Itu bukan gereja yang dikenal karena persekusi terbuka atau penderitaan yang mengerikan. Itu adalah gereja yang telah menjadi nyaman, puas diri, dan acuh tak acuh secara spiritual.


Ini adalah gereja di Laodikia.


Yesus berkata:


"Aku tahu pekerjaanmu, bahwa kamu tidak dingin atau panas. Aku berharap kau salah satu atau yang lain. Jadi, karena kamu suam-suam kuku, dan tidak panas atau dingin, Aku akan mengeluarkan kamu dari mulut-Ku. " (Penyingkapan 3:15–16)


Kata-kata ini seharusnya menyebabkan setiap orang percaya memeriksa hatinya.


Apa artinya menjadi seorang Kristen yang suam-suam kuku?


Banyak orang berpikir seorang Kristen yang suam-suam kuku hanyalah seseorang yang kadang-kadang merindukan gereja atau berjuang dalam doa. Tetapi peringatan yang Yesus berikan jauh lebih dalam.


Seorang Kristen yang suam-suam kuku adalah seseorang yang mengaku mengikuti Kristus tetapi telah kehilangan gairah spiritual. Orang seperti itu masih bisa menghadiri gereja, menyanyikan lagu penyembahan, memberikan persembahan, dan bahkan melayani dalam pelayanan, namun hati mereka tidak lagi sepenuhnya berbakti kepada Tuhan.


Kekristenan mereka menjadi rutinitas daripada hubungan.


Mereka tahu tentang Yesus tetapi tidak lagi terbakar dengan cinta kepada-Nya.


Mengapa gereja Laodikia menjadi suam-suam kuku?


Laodicea adalah kota kaya yang dikenal dengan industri perbankan, pakaian mahal, dan sekolah medis. Orang-orang percaya telah menjadi nyaman dan percaya diri dalam kemakmuran material mereka.


Yesus mengungkapkan kondisi mereka yang sebenarnya:


"Kamu berkata, 'Aku kaya; aku telah memperoleh kekayaan dan tidak memerlukan apa-apa. 'Tetapi kamu tidak menyadari bahwa kamu celaka, malang, miskin, buta dan telanjang. " (Penyingkapan 3:17)


Dari luar mereka tampak sukses.


Secara spiritual mereka bangkrut.


Ini mengungkapkan sebuah kebenaran yang penting.


Kesuksesan materi bukanlah bukti kesehatan spiritual.


Seseorang dapat memiliki rekening bank penuh dan masih memiliki hati yang kosong di hadapan Tuhan.


Sebuah gereja bisa menjadi besar, aktif, dan dikagumi sementara perlahan-lahan kehilangan semangatnya untuk Kristus.


Apa tanda-tanda Kekristenan yang suam-suam kuku?


Seorang mukmin yang suam-suam kuku secara bertahap kehilangan keinginan untuk berdoa.


Firman Tuhan tidak lagi menggairahkan mereka.


Dosa ditoleransi, bukan ditolak.


Pertobatan menjadi jarang terjadi.


Kesucian diperlakukan sebagai opsional.


Rasa takut akan Tuhan memudar.


Pendapat orang menjadi lebih penting daripada menyenangkan Kristus.


Iman menjadi sesuatu yang dipraktikkan hanya ketika itu nyaman.


Salah satu bahaya terbesar dari suam-suam kuku adalah bahwa hal itu sering tidak diketahui oleh orang yang tinggal di dalamnya.


Orang-orang Laodikia percaya bahwa mereka kaya secara spiritual, tetapi Yesus mengungkapkan bahwa mereka miskin secara spiritual.


Itulah sebabnya pemeriksaan diri sangat penting.


Dapatkah seorang Kristen yang suam-suam kuku kembali kepada Tuhan?


Ya.


Kabar baiknya adalah bahwa Yesus tidak hanya menegur gereja; Dia juga mengundang mereka untuk bertobat.


Dia bilang:


"Orang-orang yang aku cintai aku menegur dan mendisiplinkan. Jadi sungguh-sungguh dan bertobatlah. " (Penyingkapan 3:19)


Koreksi Tuhan adalah ekspresi kasih-Nya.


Dia menginginkan pemulihan, bukan kehancuran.


Kemudian Yesus memberikan salah satu undangan terindah dalam Alkitab:


"Inilah aku! Aku berdiri di pintu dan mengetuk. Jika seseorang mendengar suara-Ku dan membuka pintu, Aku akan masuk dan makan bersama orang itu, dan mereka bersama-sama dengan Aku." (Revelation 3:20)


Meskipun ayat ini sering digunakan dalam penginjil, konteks aslinya adalah Kristus memanggil gereja yang suam-suam kuku kembali ke persekutuan yang dekat dengan-Nya.


Apa yang harus dipelajari orang percaya dari pesan ini?


Yesus tidak mencari agama luar tetapi pengabdian sepenuh hati.


Dia menginginkan orang-orang beriman yang hatinya terbakar dengan cinta, ketaatan, kerendahan hati, dan kesetiaan.


Bahaya terbesar bukanlah oposisi terbuka terhadap Kristus tetapi ketidakpedulian spiritual yang tenang.


Gereja di Laodikia mengingatkan kita bahwa adalah mungkin untuk terlihat hidup secara spiritual sambil perlahan-lahan menjauh dari Tuhan.


Hari ini adalah hari untuk memeriksa hatimu.


Apakah Anda mengejar Kristus dengan penuh semangat, atau apakah Anda merasa nyaman secara spiritual?


Yesus masih memanggil umat-Nya untuk bertobat.


Undangan-Nya tetap terbuka bagi siapa saja yang akan mendengar suara-Nya dan menjawab.


Jangan puas dengan iman yang suam-suam kuku ketika Kristus telah memanggil Anda untuk pengabdian sepenuh hati.


RINGKASAN MENGAJAR


Kekristenan yang hangat adalah kondisi ketidakpedulian spiritual di mana seseorang mengakui iman kepada Kristus tetapi tidak memiliki gairah, ketaatan, dan pengabdian sepenuh hati yang tulus.


Berkat materi, aktivitas keagamaan, dan kesuksesan luar bukanlah ukuran kesehatan spiritual yang dapat diandalkan. Tuhan memeriksa kondisi hati.


Yesus dengan penuh kasih menegur orang-orang percaya yang suam-suam kuku karena Dia menginginkan pertobatan, pemulihan, dan persahabatan yang baru, bukan penghukuman bagi mereka yang kembali kepada-Nya.


Setiap orang percaya harus secara teratur memeriksa hubungan mereka dengan Kristus, mengejar kehidupan doa, kekudusan, ketaatan, dan cinta sehingga iman mereka tetap bersemangat sampai Tuhan datang kembali.


Apa pendapat Anda tentang Kekristenan yang suam-suam kuku? Pernahkah Anda melihat tanda-tanda yang diperingatkan Yesus di Gereja hari ini atau di kehidupan Anda sendiri?


Bagikan pemikiran, pertanyaan, atau wawasan Anda di komentar. Mari kita belajar dan bernalar bersama melalui Firman Tuhan. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MENGAPA BANYAK ORANG KRISTEN BERJUANG UNTUK MENDENGAR ROH KUDUS

DANGERNYA MEMILIH DENGAN PANDANGAN

PEMBAWA DAMAI: IDENTITAS ORANG YANG DISEBUT ANAK-ANAK ALLAH